Candi Ratu Boko
Wisata

Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko –┬áDaerah Jogja dan Jawa Tengah terkenal dengan berbagai tempat wisata bersejarah. Salah satu lokasi bersejarah tersebut adalah bangunan kompleks candi yang menyimpan banyak cerita. Jika Anda sudah sering mendengar Candi Prambanan maka jangan sampai melewatkan untuk mengunjungi Ratu Boko yang hanya berjarak sekitar 5,5 km dan bisa ditempuh 15 menit menggunakan kendaraan.

Dulunya, candi ini dikenal sebagai istana milik ayah Roro Jonggrang sehingga tidak mengherankan jika lokasinya berdekatan dengan Candi Prambanan. Ratu Boko atau Ratu Baka sendiri merupakan nama dari ayah Roro Jonggrang yang memiliki arti Raja Bangau. Tidak mengherankan jika candi yang berada di atas wilayah seluas 250.000 meter persegi ini sering kali dikait-kaitkan dengan cerita Candi Prambanan.

Lokasi Candi Ratu Boko

Untuk mencari lokasi Candi Ratu Boko sebenarnya bisa dengan membuat patokan dari Candi Prambanan. Akan tetapi, jika Anda ingin langsung pergi ke lokasi Ratu Boko dengan langsung menuju ke daerah Gatak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Dari arah kota Jogja ambillah jalur menuju kota Solo. Ketika tiba di pertigaan pasar Prambanan belok ke kanan dan Anda harus berjalan atau naik ojek sekitar 3 km.

Harga Tiket Candi Ratu Boko

Tiket yang tersedia untuk masuk ke Ratu Boko ada beberapa macam. Ada tiket terusan dan ada tiket biasa di mana dewasa, anak-anak dan turis mancanegara dibedakan. Bagi pengunjung yang berusia di atas 6 tahun maka dikenakan biaya 25 ribu rupiah. Untuk anak-anak di bawah 6 tahun maka hanya dikenakan biaya tiket 10 ribu rupiah saja. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara sebesar 13 dolar.

Hal Menarik Di Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko memiliki struktur bangunan yang sangat berbeda dengan Candi Borobudur dan lebih mirip dengan Candi Prambanan. Berbagai bangunan candi tersebar di hamparan tanah luas di ketinggian 200 mdpl. Sekali pun tidak ada undakan, Anda tetap harus sedikit mendaki untuk bisa mencapai lokasi ini. Selain itu, ada juga beberapa tangga untuk menuju ke beberapa bangunan candi.

Kawasan yang dulunya adalah keraton atau istana raja ini memiliki beberapa bangunan utama dan juga memiliki gerbang luar dan dalam. Gerbang luar candi ukurannya lebih kecil dan gerbang ini akan menunjukkan jalan ke gerbang utama yang ukurannya jauh lebih besar. Gerbang dalam inilah yang diketahui sebagai gerbang utama dari candi atau istana Ratu Boko.

Karena usianya yang sudah mencapai ratusan bahkan ribuan tahun, banyak bangunan utama yang sudah tidak utuh lagi. Justru, bentuk bangunan yang tidak utuh inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Candi Ratu Boko. Anda bisa melihat bagian keraton yang dulunya adalah tempat tinggal, kolam pemandian serta pagar pelindung yang dibeberapa bagian sudah tidak lengkap.

Selain dari bangunan candi itu sendiri, para wisatawan bisa menikmati pemandangan yang disuguhkan dari atas. Ada hamparan rerumputan dan pepohonan hijau yang bisa menyejukkan mata. Anda bisa menikmati pemandangan ini sembari duduk di tempat yang sudah khusus disediakan oleh pengelola candi. Apabila sore hari tiba, Anda bisa mengambil foto pemandangan matahari tenggelam atau membuat foto siluet.

Anda bisa datang ke tempat wisata ini sendiri atau secara rombongan. Jika Anda membuat rencana kunjungan Candi Ratu Boko dan Candi Prambanan, sebaiknya membeli tiket terusan dengan kisaran harga 40 hingga 50 ribu rupiah. Kenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk dikenakan karena di sini Anda akan menghabiskan hari dengan berjalan kaki.